Takut

Sesungguhnya
pun gundah hati dan pikirku
tiap kali teringat saat itu

Aku, cemasku
Aku, takutku
Aku, raguku

Apa kan terjadi bila ku jatuh lagi?

Akan kah dunia tertawaiku?

Sesak dan pengap dada
sulit ku bernafas
seolah tak ada tempat untukku
tak tahu ke mana akan melangkah

akan kah malu mencorengku?
lagi?

Walau ku tahu
tak ada guna keluh dan pikirku
namun seperti bayangan
dia selalu ada
dan tampakkan diri bila ku sendiri

menghantuiku tanpa ku tahu
merajai rasa takutku

membenamkankuu
dalam
dan makin dalam lagi

Apakah ku kan menjadi
kelak di umur tuaku?

Akankah semua mimpi citaku hanya berakhir ilusi?
Akankah aku terlupakan dan tak dianggap?
Akankah malu berteman denganku selama?

Rasa ingin mencabik hati
Teriak, marah, dan lepas semua
Tapi adakah berguna?

Yang tertulis sudahlah tertulis
Yang terlaksana sudahlah terlaksana
tak terubah
tak terganti

Tersisa tinggal pasrah dalam takutku
Dan egoisku berani berharap
Semoga Dia yang terlupa sudi berbaik hati
Memberi kemurahan padaku yang hanya meragu

Takutku, semoga tak kan mengambil rupa
Dan jangan kau hancurkan juga
harap-harap lain yang masih ku punya

Takutku
janganlah kau mengambil rupa


Heidelberg, 7 April 2011
Jesica

Comments (View)

posted : Monday, April 11th, 2011